Postingan

Peranan Virus

Peranan Virus A. Menguntungkan Manfaat virus yang menguntungkan berguna untuk melemahkan bateri, membuat antioksidan dan memproduksi vaksin. Contoh : Virus Bakteriofage. B. Merugikan 1. Virus yang Menyebabkan Penyakit Pada Manusia a. Orthomyxovirus (Virus RNA), virus yang menyebabkan penyakit influenza atau flu. b. Paramyxovirus , virus yang menyebabkan penyakit campak. c. Herpesvirus varicella , virus yang menyebabkan penyakit cacar air. d. HIV ( Human Imunodeficiency Virus ), virus menyebabkan AIDS (Acquired Imunodeficiency Syndrome) yang menyerang sistem kekebalan tubuh. 2. Virus yang Menyebabkan Penyakit Pada Hewan a. Rabdovirus , menyebabkan penyakit rabies hewan peliharaan (kucing, anjing, dan monyet), manusia dapat tertular melalui gigitan hewan yang menderita rabies. b. Paramyxovirus , penyebab penyakit NCD (New Castle Disease) yang dikenal dengan tetelo. c. Virus H5N1, Penyebab penyakit flu burung ( Avian Influenza ) pada unggas. 3. Virus yang Menyebabkan Penyakit Pada Tumbuh...

Reproduksi Virus

Reproduksi Virus Ada dua cara yaitu : A. Daur Litik Daur litik terdiri dari beberapa tahapan atau fase yang tercantum sebagai berikut. 1.  Fase adsorpsi  (fase penempelan), menempelnya virus pada sel inang. 2.  Fase injeksi  (Memasukkan asam inti), setelah terbentuk lubang pada sel dengan mengeluarkan enzim lisoenzim (enzim penghancur), virus memasukkan asam nukleat (DNA atau RNA) kedalam tubuh sel. 3.  Fase sintesis  (pembentukan) atau eklifase, DNA atau RNA virus akan mempengaruhi DNA sel bakteri untuk mereplika bagian-bagian virus, sehingga terbentuklah bagian-bagian virus. 4.  Fase asemblin  (perakitan), dari bagian-bagian virus yang telah terbentuuk akan dirakit menjadi virus sempurna. 5.  Fase litik  (pemecahan sel inang), virus akan menghancurkan dinding sel inang dan keluar virus-virus baru yang siap mencari sel inang baru. B. Daur Lisogenik Daur lisogenik terdiri dari beberapa tahapan atau fase yang tercantum sebagai berikut. 1....

Struktur Tubuh Virus

Struktur Tubuh Virus Berikut struktur tubuh virus : 1. Kepala : Kepala virus berisi DNA, RNA, dan diselubungi oleh kapsid. Kapsid tersusun oleh satu unit protein yang disebut kapsomer. 2. Isi Tubuh : Isi tubuh virus atau biasa disebut virion, adalah bahan genetik yang berupa salah satu tipe asam nukleat (DNA atau RNA). Tipe asam nukleat yang dimiliki virus akan mempengaruhi bentuk tubuh virus. Virus dengan isi tubuh berupa RNA biasanya berbentuk menyerupai kubus, bulat, atau polihedral, contohnya pada virus-virus penyebab penyakit polyomyelitis, virus influenza, dan virus radang mulut dan kuku. 3. Serabut : Serabut ekor adalah bagian yang berupa jarum dan berfungsi untuk menempelkan tubuh virus pada sel inang. Ekor ini melekat pada kepala kapsid. Ekor virus terdiri atas tabung bersumbat yang dilengkapi benang atau serabut. Khusus untuk virus yang menginfeksi sel eukariotik tidak memiliki ekor. 4. Kapsid : Kapsid adalah lapisan pembungkus DNA atau RNA yang ada pada tubuh virus. Kaps...

Pengertian Virus, Sejarah, dan Ciri cirinya

Virus Menurut ahli biologi, virus merupakan organisme peralihan antara makhluk hidup dan benda mati. Dikatakan peralihan karena virus memiliki sebagian ciri - ciri makhluk hidup, misalnya dapat berkembang biak tapi juga memiliki ciri benda mati, yaitu dapat dikristalkan.  Di laboratorium, virus dapat dibiakkan dalam telur ayam yang berisi embrio. Istilah virus berasal dari bahasa Yunani, venom yang berarti racun.  Virus pertama kali diteliti oleh Adolf Mayer ilmuan asal Jerman tahun 1833, pada penyakit mozaik yang menyerang tanaman tembakau. Kemudian dilanjutkan oleh Dmitri Ivanovsky dari Rusia tahun 1892, dan Martinus Willem Beinjerink tahun 1899.  Virus mempunyai ciri-ciri sebagai berikut. 1. Ukuran 5-500 nm (nano meter). 2. Struktur tubuh tersusun atas : kapsid (protein) yang tersusun atas kapsomer dan asam nukleat (DNA atau RNA). 3. Dapat melewati filter bakteri. 4. Bentuk bervariasi : seperti huruf T, batang, bola, jarum dll. 5. Mampu berkembangbiak (berproliferasi) ...

Metode Ilmiah

Metode Ilmiah 1. Sikap Ilmiah Seorang peneliti harus memiliki sikap ilmiah antara lain : - Bekerjasama dan tekun, - Mampu membedakan fakta dan opini, - Jujur terhadap fakta yang ada, - Berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan dan argumaentasi/memberikan pernyataan, - Mengembangkan keingintahuan dan tidak mudah putus asa, - Kepedulian terhadap lingkungan, - Berpendapat secara ilmiah dan kritis, - Berani mengusulkan perbaikan atas suatu kondisi dan bertanggung jawab terhadap usulannya. 2. Tahap-Tahap Melakukan Penelitian - Mengadakan observasi, - Menemukan dan merumuskan masalah, - Mengajukan hipotesis, - Menguji hipotesis melalui penelitian atau percobaan, - Menganalisis data, - Menarik kesimpulan. 3. Menyusun Laporan Penelitian Hasil dari penelitian harus dipublikasikan dan dikomunikasikan. Publikasi hasil peneltian dapat berupa laporan penelitian. Laporan penelitian digunakan untuk memberikan laporan dan sebagai bentuk pertanggung jawaban terhadap penelitian ya...

Peranan Ilmu Biologi

Peranan Ilmu Biologi Ilmu biologi memiliki 2 peran yaitu Manfaat dan Bahaya sebagai berikut. 1. Manfaat ilmu Biologi a. Bidang Pertanian - Penyediaan dan pemilihan bibit unggul. - Pengendalian hama. - Teknik dalam bidang penanaman. - Penggunaan mikroorganisme, misalnya Rhizobium yang berperan dalam peningkatan nitrogen. b. Bidang peternakan - Pengetahuan bagaimaana cara merawat hewan ternak yang baik. - Rekayasa Genetika untuk memperoleh hewan unggul. c. Bidang Kedokteran - Ditemukannya vaksin yang dapat mencegah berbagai penyakit. -Ditemukannya antibiotik yang dapat digunakan untuk mengobati beerbagai penyakit. -Dihasilkan hormon insulin dengan penyisipan gen pada bakteri Escherichia coli yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit diabetes militus. - Program bayi tabung. 2. Bahaya Ilmu Biologi - Penebangan liar, - Penggunaan pestisida yang berlebihan, - Penggunaan senjata biologi yang dapat menyebabkan manusia terkena penyakit yang mematikan, - Program rekayasa g...

Cara memberi nama ilmiah pada makhluk hidup menggunakan Bahasa Latin

Pemberian nama ilmiah pada makhluk hidup caranya cukup mudah seperti berikut : - nama ilmiah ditulis dengan dua kata, kata pertama menunjukkan genus dan kata kedua menunjukkan spesies. - Huruf pertama genus ditulis dgn huruf besar, sedangkan huruf pertama spesies ditulis dgn huruf kecil. - Nama ilmiah ditulis dgn huruf miring atau diberi garis bawah. contoh nama ilmiah Padi : Oryza sativa atau ditulis Oryza sativa . #Mapel #Biology #Biologi #Indonesia #Pendidikan #SMP #SMA #Ilmu #Sains #Science